Minggu, 29 November 2015

Terompet puisi kaya Rendra

Terompet
karya Rendra (Empat Kumpulan Sajak)

Terompet dilengkingkan napas nestapa
bagai pekik elang tua
membua garis di pasir pantai
Bau pandan disepi malam
duri-durinya menyuruk di daging
Amboi aroma daun pandan!
Amboi amis darah dari aging!
Nestapa!
Mahaduka!
Didambakannya dahlia dua tankai.
burung burung dua pasang
emas fajar yang pertama.
Nestapa Mahaduka!
Menyepak-nyepak alam dada
buyar napas ini rasa
lepas lewat kerongkong tembaga.
Terompet dilengkingkan napas nestapa
Arwah leluhur mencekik malam dena

Tidak ada komentar:

Posting Komentar